setidaknya disini jauh dari si orokodowol
setidaknya disini jauh dari si orokodowol
mungkin ini jalan terbaik, sementara tinggal di jakarta….
mungkin ini cobaan untuk mendapat yang terbaik…
mungkin ini batu loncatan untuk ke arah yang benar…
mungkin…, mungkin…, mungkin…, dan mungkin….
semua hanya mungkin, dan kita hanya bisa berserah dan berkhusnudzon pada yang maha tau dan maha pengatur
dari awal memang cat kusen dan pintu pengen putih, tapi karna masukan dari beberapa orang yang menyayangkan cat karena kebetulan kusen dan pintunya terbuat dari kayu kelas (kusen dan pintu menggunakan kayu kamper samarinda) akhirnya di varnish, tapi dasar emang saya pengen putih, yo wiss whatever kata orang, ceuk aing bodas, nya bodas wkwkwkwk
Yup, Reservasi, itu mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan posisi karir di perusahaan yang telah menemani dan menghidupi kebutuhan sehari-hariku selama rentang 10 tahun kebelakang.
Kemarin sehabis meeting kebetulan saya dipanggil untuk wawancara khusus dengan pimpinan, pada sesi khusus saya langsung menyampaikan pernyataan mengundurkan diri secara tidak resmi pada akhir tahun ini, surat resminya mungkin akan saya layangkan beberapa saat setelah proses akad kredit rumah.
mudah2an semua yang telah saya putuskan akan membawa keberkahan bagi saya sekeluarga, amin
mungkin ini tahun saatnya untuk saya pergi
bissmillah, pokonamah nawaetu, untuk masa depan lebih cerah, amin
seperti biasa, sebelum pulang dan pas dateng kantor
cek status dulu aaahh
coba bayangkan, kalo setiap keluhan kita jadikan status fb? kebayang kan?, kita kesel ama temen kantor, kita kesel ama orang rumah, kita kesel ama tetangga, alih2 pengen melampiaskan malah memperbesar masalah.
hidup ini terlalu berharga jika dipakai hanya untuk memikirkan masalah, mending kayak gini, cari tempat ngumpet lalu teriak-teriak sekenanya, kan enak, emang ga jentel sih, tapi whatever lah, toh yang ngerasain kita yang nikmatin kita.
seperti sempet saya di kira pemain sepakbola, padahal mah, huh! saya bukan pemain bola tauk! saya ini pangeran yang sedang menyamar jadi kodok, whahahaha. tapi bener ding, percayalah, saya aslinya memang bukan pemain sepak bola.
ada sepatah kata yang selalu menemaniku tiap hari, kata-kata itu adalah
:: r e s i g n ::
yups disinilah mungkin saya berada, disebuah negeri antah berantah dimana tak ada kawan yang terkoneksi, hanya google lah yang bisa menemukan saya.
dinegeri ini saya bisa menulis lepas apapun yang diinginkan tanpa kekhawatiran, terkoneksi dengan rekan kantor, tetangga, orang tua, kakek, nenek, buyut (hehehe)
jujur aja terkadang saya frustasi, depresi, mau ngobrol kesini takut salah, mau ngobrol kesana takut salah yah akhirnya segera menyeduh satu sachet coffemix lalu duduk manis di pekarangn rumah sambil melihat deretan gunung yang menjulang tinggi di depan rumah seraya tak lupa menyalakan sebatang, dua batang, tiga batang bahkan kadang sampai empat batang rokok Dji Sam Soe.
terkadang merenung…, mengenang…, memikirkan…, dan merencanakan, apa yang telah dilalui dan apa yang akan kita perbuat.
terlalu naif, jika saya tidak bisa mensyukuri karunia allah atas apa yang telah kita lalui dan apa yang telah kita dapat saat ini.
saya bersyukur bisa berteman dengan orang-orang hebat, lucu, kocak, bahkan ada yang menyebalkan, tapi yah itulah hidup, kita tidak akan bisa belajar tanpa mengalami kepedihan, berbuat kesalahan.
btw, dari lokasi tempat saya tinggal saat ini ternyata ada jalan tembus ke maribaya, ah suatu saat nanti pasti saya akan kesana sekadar untuk jalan-jalan menghirup udara segara, seraya mengenang masa-masa indah lalu :)